Land and Ocean Freight

Pengiriman Barang Lokal dan Export [Land and Ocean Freight]

Dalam proses pengiriman dan penerimaan barang, terdapat istilah DOOR to DOOR, PORT to PORT, dan DOOR to PORT ada perbedaan diantara ketiganya termasuk layanan dan manfaat masing-masing.

DOOR to DOOR

            Untuk melakukan ekspedisi cargo, layanan door to door sangat cocok untuk Anda yang tidak ingin repot dengan proses pengiriman barang dari pengirim (jika Anda seorang penerima). Anda tinggal duduk diam manis di rumah, membayar biaya kirim kepada si pengrim dan menunggu, lalu dalam waktu yang telah diestimasikan barang Anda akan sampai di depan pintu rumah Anda. Atau jika Anda adalah sebagai pengirim maka Anda hanya perlu menunggu kurir mengambil barang dari tempat Anda lalu barang tersebut akan diproses oleh jasa ekspedisi dan dikirimkan ke penerima. Layanan ini tentunya lebih cepat dan efisien karena segala proses diurus oleh sedikit pihak, hanya saja biayanya tentu jauh sedikit lebih mahal daripada port to port.

PORT to PORT

            Port to Port (pelabuhan ke pelabuhan) tidak jauh berbeda dengan door to door, hanya saja layanannya yaitu pengiriman hanya dilakukan sampai ke port saja. Dalam artian pengirim mengantar barangnya ke jasa ekspedisi, lalu jasa ekspedisi yang akan meneruskan atau mengirim barang dari shipper tadi ke port penerima barang. Setelah barang sampai di port penerima, maka penerima atau yang disebut consignee akan mengambil sendiri barangnya di port. Kelebihannya adalah biayanya lebih murah daripada door to door

DOOR to PORT

Yang ketiga adalah Door to Port. Layanan ini bisa dibilang kombinasi antara keduanya dari perbedaan yang telah saya jelaskan di atas. Layanan ini disediakan oleh pihak ekspedisi sebagai alternatif untuk memudahkan proses pengiriman. Skemanya adalah pengirim tidak perlu mengirim barangnya ke perusahaan ekspedisi, melainkan ia hanya perlu menunggu kurir ekspedisi menjemput barang yang akan dikirim yang masih ada di tempatnya untuk dibawa ke port (pelabuhan), lalu segala proses di port pengirim akan diurus oleh perusahaan ekspedisi. Sampai akhirnya barang sampai ke port penerima, maka tugas pihak ekspedisi pengirim telah selesai. Dalam artian, pihak penerima lah (consignee) yang mengambil dan mengurus penerimaan barang di pelabuhan. Sehingga tugas untuk mengantar barang dari pelabuhan ke penerima adalah tugas dari consignee yang telah ditunjuk oleh penerima untuk membantunya.

Demikian skema perbedaan pengiriman ekspedisi cargo yang dapat Anda pilih untuk melakukan pengiriman / kegiatan ekspor impor barang. Semoga bermanfaat J

2 thoughts on “Land and Ocean Freight

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *